Popular Post

Archive for April 2013

By : Unknown
Menara Masjid Kuno di Aleppo Hancur

 
 
Kamis, 25 April 2013

Hidayatullah.com—Menara masjid kuno peninggalan dinasti Umayyah di Aleppo telah hancur lapor media pemerintah Suriah dan aktivis Suriah, sementara rezim Bashar al-Assad dan oposisi saling tuding.
Masjid yang masuk dalam daftar cagar budaya UNESCO di Aleppo itu menjadi medan pertempuran selama berbulan-bulan dan mengalami kerusakan yang parah.
Pada hari Rabu (24/4/2013) seiring dengan merebaknya kabar menara masjid yang hancur, para aktivis Suriah mengunggah video rekaman gambar kehancuran masjid itu. Namun, tidak terlihat gambar detik-detik saat menara masjid tersebut runtuh, lapor Aljazeera.
Media milik pemerintah Suriah menuding pasukan oposisi dari kelompok Jabhat al-Nusra, kelompok bersenjata yang dicap teroris oleh Amerika Serikat, sebagai pelaku penghancuran menara itu.
Namun pasukan penentang Assad dan oposisi serta aktivis Suriah mengatakan bahwa tentara rezim yang bertanggungjawab atas hancurnya masjid bersejarah itu.
“Tank-tank menembak ke arah menara sampai hancur,” kata salah seorang anggota pasukan oposisi dalam video yang diunggah ke YouTube, seraya menegaskan bahwa tidak ada penembak jitu dari kelompok oposisi yang bersembunyi di menara tersebut.
Masjid Aleppo aslinya dibangun pada abad ke-8 Masehi dan sepertinya kemudian hancur. Masjid kemudian dibangun ulang pada abad ke-13.
Masjid kuno Aleppo itu menjadi barang rebutan antara pasukan rezim dan oposisi. Pasukan oposisi beberapa kali berhasil menguasainya, tetapi beberapa kali pula gagal mempertahankannya. Pada dinding-dindingnya terdapat bekas tembakan peluru.
Barang-barang antik dan tiang-tiang masjid terlihat hitam gosong habis terbakar. Barang-barang berharga peninggalan sejarah Islam dan artefak-artefak kuno dijarah, termasuk kotak penyimpan helaian rambut Nabi Muhammad.
Menurut PBB, lima dari enam situs bersejarah yang masuk dalam cagar budaya UNESCO rusak akibat konflik Suriah.
Para penjarah menyerbu, merusak dan menjarah benteng kuno bangsa Kurdi Qalaat al-Hisn yang kemudian dikuasai Pasukan Salib dan dinamai Crac des Chevaliers. Sisa-sisa kota kuno Palmyra juga termasuk yang dirusak.*

By : Unknown

[Keren Banget ]Ini Dia Buku Terkecil Di Dunia



(jelajahunik) Membuat benda-benda mini dengan skala ukuran milimeter mungkin tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Tetapi, hal ini selalu menjadi hal yang menantang tak hanya bagi seniman.
Adalah seorang seniman asal Siberia, Anatoliy Konenko yang sempat membuat buku berukuran mini sebesar 0,9 mm berbahasa Rusia dengan judul Chameleon. Buku tersebut terdiri dari 30 halaman dan sempat tercatat sebagai buku terkecil di dunia oleh Guinness World Records.


Tak ingin kalah dengan Anatoliy, sebuah perusahaan bernama Toppan Printing asal Jepang ingin memecahkan rekor dan merebut gelar buku terkecil di dunia itu. Sebenarnya, Toppan Printing telah mencetak buku-buku berukuran mikro sejak tahun 1964. Saat itu, ukuran huruf di dalamnya hanya sebesar 0,01 mm.
Buku-buku garapan Toppan Printing dicetak dengan teknologi canggih yang mirip dengan cetakan uang.
Memecahkan rekor dunia
Kali ini, Toppan Printing akhirnya berhasil memecahkan rekor buku terkecil di dunia dengan menciptakan buku sebesar 0,75 milimeter. Buku ini diberi judul Shiki no Kusabana, di mana di dalamnya terangkum beraneka bunga, lengkap dengan gambar dan namanya. 

Buku ini sangat mustahil dibaca dengan mata telanjang. Dibutuhkan sebuah kaca pembesar untuk membaca isi buku di dalamnya.
Saat ini, buku Shiki no Kusabana yang terdiri dari 22 halaman dipamerkan di museum Toppan Printing di Tokyo. Tak hanya sekedar dipamerkan saja, namun buku ini juga dijual seharga 29.400 yen atau sekitar 29 juta rupiah

- Copyright © Jelajah Dunia - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -